Jumat, 24 Maret 2017

PASAR MODAL



PENGERTIAN PASAR MODAL

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek

JENIS PASAR MODAL

1.       Pasar Perdana ( Primary Market )
Pasar Perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer) sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Perusahaan dapat menggunakan dana hasil emisi untuk mengembangkan dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain itu dapat juga digunakan untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur pemodalan usaha.
2.       . Pasar Sekunder ( Secondary Market )
Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara investor
setelah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari setelah ijin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa.
Dengan adanya pasar sekunder para investor dapat membeli dan menjual efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder berguna sebagai tempat untuk menghimpun investor lembaga dan perseorangan.
Tempat terjadinya pasar sekunder di dua tempat, yaitu:
1.Bursa reguler
Bursa reguler adalah bursa efek resmi seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan Bursa Efek Surabaya (BES)
2.Bursa paralel
Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek yang terorganisir di luar bursa efek resmi, Over the counter karena pertemuan antara penjual dan pembeli tidak dilakukan di suatu tempat tertentu tetapi tersebar diantara kantor para broker atau dealer.


FUNGSI PASAR MODAL

1.      Sebagai sarana penambah modal bagi usaha
Perusahaan dapat memperoleh dana dengan cara menjual saham ke pasar modal. Saham-saham ini akan dibeli oleh masyarakat umum, perusahaan-perusahaan lain, lembaga, atau oleh pemerintah.
2.      Sebagai sarana pemerataan pendapatan
Setelah jangka waktu tertentu, saham-saham yang telah dibeli akan memberikan deviden (bagian dari keuntungan perusahaan) kepada para pembelinya (pemiliknya). Oleh karena itu, penjualan saham melalui pasar modal dapat dianggap sebagai sarana pemerataan pendapatan.
3.      Sebagai sarana peningkatan kapasitas produksi
Dengan adanya tambahan modal yang diperoleh dari pasar modal, maka produktivitas perusahaan akan meningkat.
4.      Sebagai sarana penciptaan tenaga kerja
Keberadaan pasar modal dapat mendorong muncul dan berkembangnya industri lain yang berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru.
5.      Sebagai sarana peningkatan pendapatan Negara
Setiap deviden yang dibagikan kepada para pemegang saham akan dikenakan pajak oleh pemerintah. Adanya tambahan pemasukan melalui pajak ini akan meningkatkan pendapatan negara.
6.       Sebagai indikator perekonomian Negara
Aktivitas dan volume penjualan/pembelian di pasar modal yang semakin meningkat (padat) memberi indikasi bahwa aktivitas bisnis berbagai perusahaan berjalan dengan baik.

TUJUAN PASAR MODAL

Dalam pembentukan pasar modal memiliki tujuan sebagai berikut.
a. Menghimpun kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan
pertumbuhan ekonomi.
b. Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk ikut memiliki perusahaan dan ikut menikmati hasilnya (laba).

Sabtu, 05 November 2016

CONTOH PENGHITUNGAN RAMALAN PENJUALAN



Penjualan Kue Pukis Ukuran Mini dan Jumbo Selama 10 Bulan terakhir






n y x x² x.y x²y
Januari 1000 -9 81 -9000 81000
Februari  1100 -7 49 -7700 53900
Maret 1200 -5 25 -6000 30000
April 1500 -3 9 -4500 13500
Mei 1800 -1 1 -1800 1800
Juni 1800 1 1 1800 1800
Juli 2000 3 9 6000 18000
Agustus  2200 5 25 11000 55000
september 2300 7 49 16100 112700
oktober 2500 9 81 22500 202500
£ 17400 0 330 28400 570200






November
11


Desember
13


Januari
15


Februari 
17


Maret
19


April
21








Menggunakan Metode Trend Garis Lengkung € x = 0
£ y = n .a + c . £x²


£ x²y =  £x² .a + c £x⁴








17400 = 10. a + c .330
x 58,6
570200 = 330.a + c .19338








1019640 = 586 .a + c. 19338


570200 =  330 .a + c.19338


449440 =  256 .a



a = 449440




256









a = 1755,62









b =  £ x.y




£ x²









b =  28400




330









b =  86









c =  17400 = 10. a + c .330


570200 = 330.a + c .19338
x 33







574200 = 330 .a + c.330


570200 = 330.a + c.19338


4400 = c.-8448



c = 4400




-8448









c = -0,47








RAMALAN PENJUALAN 6 BULAN KE DEPAN 







Y = a+ b .x + c ( x ) ²









November  =  1755,62 + 86 . 11 + (- 0,47 ) . ( 11 ) ²
= 2645 kue pukis 








Desember = 1755,62 + 86 . 13 + ( -0,47) . ( 13 ) ²
= 2794 kue pukis








Januari = 1755,62 + 86 . 15 + (-0,47) . ( 15 ) ²
= 2940 kue pukis








Februari = 1755,62 + 86 . 17 + (-0,47) . (17) ²
= 3082 kue pukis








Maret = 1755,62 + 86 . 19 + (-0,47) . ( 19 ) ²
= 3220 kue pukis








April = 1755,62 + 86 . 21 + (-0,47) . (21)²
= 3354 kue pukis 


Rabu, 02 November 2016

ANGGARAN PRODUK



PENGERTIAN
Anggaran produksi disusun dengan memperhatikan semua kegiatan produksi yang yang diperlukan untuk menunjang anggaran penjualan yang telah disusun. Rencana produksi meliput penentuan produk yang harus diproduksi untuk memenuhi penjualan yang direncanakan dan memepertahankan tingkat persediaan barang jadi yang diinginkan.
Anggaran produksi adalah suat perencanaan secara terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan diproduksi selama periode yang akan datang, yang di dalamnya mencakup rencana mengenai jenis (kualitas), jumlah (kuantitas), waktu (kapan) produksi akan dilakukan. Anggaran produksi berarti anggaran kegiatan, karena produksi adalah proses kegiatan membuat produk. Produksi tidak perlu dianggarkan, tetapi dijadwalkan.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGGARAN PRODUKSI
            Untuk membuaat suatu perencanaan yang baik harus diperhatikan masalah yang terdapat di dalam perusahaan dan masalah yang datangnya dari luar perusahaan. Masalah yang bersumber dari perusahaan antara lain:
1.      Rencana Penjualan
         2.Kapasitas Mesin dan Peralatan
         3.Tenaga Kerja Yang dimiliki
          4.Stabilitas Bahan Baku
          5.Modal Kerja yang dimiliki
          6. Fasilitan Gedung

LANGKAH – LANGKAH PENYUSUNAN ANGGARAN PRODUKSI
·      Menentukan periode waktu yang akan dipakai sebagai dasar dalam penyusunan anggaran produksi yang selaras dengan periode yang digunakan dalam penyusunan anggaran penjualan.
·      Menentukan satuan fisik dari barang yang akan dihasilkan
·      Menentukan standar penggunaan sumber daya (bahan baku, tenaga kerja langsung dan penggunaan fasilitas.
·      Menentukan kebijakan pola produksi dan kebijakan persediaan.
·      Menyajikan Anggaran produksi dalam sebuah tabel. Penyajian dalam bentuk sederhana setidaknya memuat informasi tentang waktu dan jumlah produksi. Jumlah produksi dihitung dengan mempertimbangkan persediaan awal dan persediaan akhir barang jadi. Produksi = Penjualan+ pewrsediaan akhir – persediaan awal.
·      Untuk kasus-kasus yang lebih kompleks penyajian dapat disesuaikan dengan prinsip jelas dan informatif

Rabu, 26 Oktober 2016

ANGGARAN PENJUALAN

PENGERTIAN ANGGARAN PENJUALAN
Budget penjual (Sales Budget) ialah Budget yang merencanakan secara lebih terperinci tentang penjualan perusahan selama periode yang akan datang, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis (kualitas) barang yang akan dijual, jumlah (kuantitas) barang yang akan dijual, harga barang yang akan dijual, waktu penjualan serta tempat (daerah) penjualannya
Fondasi dari anggaran penjualan dan semua bagian anggaran master adalah prakiraan (forecast) penjualan. Jika prakiraan telah disiapkan secara hati-hati dan akurat, langkah-langkah yang telah diambil dalam proses anggaran akan lebih andal (reliable). Hal ini dijelaskan bahwa prakiraan penjualan menyediakan data untuk mengembamgkan anggaran poduksi, pembelian, komersial, dan admisinstrasi dan keuangan. Jika prakiraan penjualan salah, anggaran yang berkaitan akan mengurangi keandalan (less reliable).

Faktor-faktor yang mempengaruhi Anggaran Penjualan :
A.      Faktor intern, yaitu factor-faktor dari dalam perusahaan, seperti :
1.      Penjualan tahun-tahun yang lalu
2.      Kebijakan perusahaan terkait masalah penjualan
3.      Kapasitas produksi dan kemungkinan perluasannya
4.      Tenaga kerja yang dimiliki
5.      Modal yang tersedia
1.      Faktor Eksternal Perusahaan, yaitu :
1.      Persaingan
2.      Posisi perusahaan dalam persaingan
3.      Tingkat pertumbuhan penduduk
4.      Tingkat penghasilan masyarakat
5.      Faktor-faktor makro lainnya.



TUJUAN ANGGARAN PENJUALAN    :
•       Mengurangi ketidakpastian dimasa depan.
•       Memasukkan pertimbangan /keputusan manajemen dalam proses perencanaan.
•       Memberikan informasi dalam profit planing control.
•       Untuk mempermudah pengendalian penjualan.
FUNGSI DARI ANJARAN PENJUALAN            :
·         Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas kegiatan perusahaan pada umumnya.
·         Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan mengarahkan setiap pelaksanaan divisi pemasaran
·         Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian.
·         Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi manajemen.



Selasa, 11 Oktober 2016

RAMALAN PENJUALAN



RAMALAN PENJUALAN





Peramalan adalah penggunaan data masa lalu dari sebuah variabel atau kumpulan variabel untuk mengestimasi nilainya di masa yang akan datang. Artinya, jika kita dapat memprediksi apa yang terjadi di masa depan maka kita dapat mengubah kebiasaan kita saat ini menjadi lebih baik dan akan jauh lebih berbeda di masa yang akan datang. Hal ini disebabkan kinerja di masa lalu akan terus berulang setidaknya dalam masa mendatang yang relatif dekat.



Pada umumnya hasil dari suatu peramalan penjualan menjadi rencana penjualan dengan memperhitungkan berbagai hal berikut :

    a.Pendapat manajemen
    b.Strategi-strategi yang direncanakan
    c.Keterkaitan dengan sumber daya
    d.Ketetapan manajemen dalam usaha mencapai sasaran penjualan

        Dengan adanya peramalan penjualan produk di suatu perusahaan,maka manajemen perusahaan tersebut akan dapat melangkah kedepan dengan lebih pasti.Atas dasar peramalan penjualan yang disusun ini manajemen perusahaan akan dapat memperoleh gambaran tentang keadaan masa depan perusahaan.